Jumat, 25 Maret 2011

HARIAN KOMPAS (25-03-2011)

HEADLINE

Misrata Berdarah, 16 Orang Tewas

Rumah Sakit Pun Diserang, 1.000 Orang Terluka

AP PHOTO/ANJA NIEDRINGHAUS

Kelompok oposisi Libya menunaikan shalat di gurun di sebuah pos pemeriksaan garis depan dekat Zwitina di pinggiran kota Ajdabiya, selatan Benghazi, bagian timur Libya, Kamis (24/3).



Misrata, kota ketiga terbesar di Libya, menjadi medan tempur paling berdarah, Rabu (23/3) malam.

Misrata Berdarah, 16 Orang Tewas

Misrata, kota ketiga terbesar di Libya, menjadi medan tempur paling berdarah, Rabu (23/3) malam.

PEMDA

Bangkrut akibat Birokrasi Gemuk

Kebangkrutan anggaran di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam disebabkan tiga hal, yaitu terlalu gemuknya birokrasi, mismanajemen, dan tekanan politik lokal.

GEMPA JEPANG

Dunia Perketat Impor Makanan

Pemerintah Indonesia akan memperketat masuknya bahan makanan dan produk pertanian impor dari Jepang dengan mewajibkan adanya sertifikat bebas radiasi.

FOKUS

Dari Fukushima ke Muria...

Korban bencana gempa bumi dan tsunami yang seharusnya mendapat prioritas penanganan tersisihkan.

Tiga Petugas Dishub Ditangkap

Petugas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menangkap tiga oknum dinas perhubungan dalam kasus praktik pungutan liar di Jembatan Timbang Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (24/3).

BAHASA

Rumah, Vila, dan Tanah

Saya pernah membahas bahasa iklan properti (Kompas, 12 Februari 2010) yang antara lain mengeluhkan pemahaman kaku atas kata strategis dan kata nego.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar